Rabu, 29 November 2017

Duka yang nyata.

Pagi
Siang
Sore
Malam

Sapaku...
Pada Rabb-ku.
Mendesak sesegara mungkin. Mengetahui apa maksud semua ini.
Aku tak paham.
Dengan jalan yang semakin terjal.

Ku coba ayunkan kakiku
Ku coba kuatkan dengan caraku
Ku coba lalui semua
Ku coba korbankan semua
Ku coba berbaik sangka
Ku coba hargai
Lalu...

Aku tak paham dengan teka-teki.

Hujanpun kian hari kian membasahi tubuhku.

Dingin. Hampir-hampir tubuhku membeku.

Nyatanya. Duka itu semakin nyata.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar